Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

7 Tempat Wisata Balikpapan

Selama ini Balikpapan lebih dikenal sebagai kota penghasil minyak bumi (dan masih ada pula yang mengira Balikpapan sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Timur). Dengan semakin berkembangnya industri migas di provinsi ini, dampaknya akan terlihat pada jumlah pergerakan orang keluar masuk Balikpapan. Jika ada kesempatan berkunjung ke sini dalam rangka bisnis, tidak ada salahnya untuk mencoba meluangkan waktu guna menikmati indahnya sisi pariwisata Balikpapan.Dan jika Anda belum memiliki tujuan berlibur dalam waktu dekat atau masa datang, mungkin Anda juga dapat mulai rencanakan untuk "mencoba" Balikpapan.

Berikut kami rekomendasikan beberapa destinasi yang layak untuk disambangi.


Pasar Klandasan
Pasar Klandasan adalah salah satu pasar tradisional Balikpapan. Pemerintah daerah setempat menata pasar tradisional ini menjadi terlihat apik, sehingga nyaman untuk dikunjungi baik oleh masyarakat setempat maupun wisatawan.Di pasar yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman ini pengunjung dapat menemukan beragam buah segar, ikan segar, kepiting hingga lobster dengan layanya harga-harga tradisional.
Pasar klandasan juga banyak di kunjungi oleh pengunjung dari luar Balikpapan yang dapat menemui produk-produk lokal dengan "harga lokal sesungguhnya" seperti buah segar, ikan, kepiting dan lobster.
Pasar Inpres Kebun Sayur
Jika Anda kurang tertarik untuk membawa oleh-oleh lobster atau kepiting segar, mungkin Anda dapat berkunjung ke Pusat Perdagangan Batu Permata & Kerajinan Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan.
Pasar Inpres ini merupakan salah satu tempat kunjungan wisatawan yang terkenal bagi para pemburu cinderamata khas daerah setempat, di mana pengunjung akan menemukan toko-toko batu permata yang menjual berlian, giok, emas, dan lain-lain. Harga batu permata disebut-sebut lebih murah di sini di bandingkan dengan kota lain di Indonesia karena lokasi yang dekat dengan sumber produksi. Jika Anda memiliki perhiasan, emas, perak atau apa saja yang perlu dicuci, beberapa toko di sini menyediakan pelayanan untuk ini. Selain itu terdapat juga kios-kios dan toko-toko buah tangan suku Dayak.
Pantai Kemala
Pantai Kemala atau yang juga dikenal sebagai Pantai Kemala Polda ini sangat mudah dijangkau. Terlentak di dalam wilayah kota Balikpapan, tepatnya di Jalan Sudirman. Masyarakat Balikpapan biasanya mengunjungi Pantai Polda ini untuk menikmati saat-saat matahari terbenam bersama teman-teman atau keluarga.
Hutan Lindung Sungai Wein
Hutan lindung seluas 10.000 hektar ini memiliki berbagai hewan yang dilindungi seperti orang hutan, beruang madu, dan Bekantan. Sayangnya tidak selalu pengunjung dapat melihat binatang-binatang yang dilindungi ini. Di hutan ini juga terdapat tanaman-tanaman yang dilindungi, seperti Kantung Semar dan Jahe Balikpapan.
Jika Anda tertarik untuk "memperbaharui pikiran" Anda dari penatnya kerjaan dan kehidupan ibu kota besar, hutan lindung ini adalah tempat yang tepat. Hutan lindung ini berada di Jalan Soekarno-Hatta, Km 15, Kecamatan Karang Joang. Sayangnya transportasi umum belum sepenuhnya menjangkau tempat ini secara terus menerus, sehingga umumnya wisatawan datang dengan kendaraan sendiri (sewa).
Hutan Wana Wisata
Hutan seuas 15 hektar ini cocok untuk wisata keluarga atau group. Hutan Wana Wisata berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Km. 10, Kecamatan Karang Joang, atau tidak begitu jauh dari Hutan Lindung Sungai Wein dan buka setiap hari dari pukul 5 sore. Pengunjung akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 1000 per orang dan Rp. 3000 per mobil.Sebagaimana halnya Hutan Lindung Sungai Wein, umumnya pengunjung datang menggunakan kendaraan sendiri karena lokasi yang kurang terjamahnya dengan sarana transportasi umum.
Penangkaran Buaya Teritip
Bosan dengan wisata alam atau "lelah menghabiskan uang" di toko-toko cinderamata? Mungkin Anda dapar merencanakan kunjungan ke penangkaran buaya yang terletak di Jalan Mulawarman No. 66, Desa Teritip.
Penangkaran Buaya ini menempati lahan seluas 6 hektar dan mempunyai sekitar 3.000 ekor buaya. Selain "atraksi" buaya, penangkaran ini juga menawarkan atraksi binatang lain, seperti gajah, kera, kura-kura, dan musang. Pengunjung juga dapat mencoba sate buaya di restoran yang berada di dalam area peternakan ini. Selain itu pengunjung juga dapat memberi makan buaya dengan ayam yang dapat dibeli dengan harga sekitar Rp. 10.000 per ekor. Dua hal yang mungkin harus dicoba sebagai cindera mata yang sifatnya intangible.
Kilang Minyak Balikpapan
Tidak melihat kilang-kilang atau tangki-tangki minyak bumi sepertinya belum melengkapi kunjungan Anda ke kota minyak bumi Balikpapan. Walaupun status tempat ini terbatas, alias tidak buka untuk umum, masyarakat tetap bisa melihat betapa besar dan banyaknya kilang minyak yang terletak di Jalan Minyak (mengarah ke Teluk Balikpapan) ini. Kilang-kilang ini terletak di area seluas 2,5 kmdan dikelilingi oleh pagar kawat.
Jika tidak memiliki kendaraan sendiri, wisatawan tetap dapat melihat kilang-kilang tersebut dari dalam mikrolet nomor 6 yang berangkat dari Terminal Damai. Namun, Anda akan dilarang mengambil foto di wilayah ini.

Sumber :
In Destination, by Merpati 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar